Tuesday, June 28, 2011

Torehan Tinta (Sajak Hening Dalam Senja)

  Ini adalah sebuah catatan pemikiran yang saya buat ketika saya menikmati senja dalam keheningan .

Sajak Hening Dalam Senja

Senja tlah menyingsing tinggalkan senja buta,
Tinggalkan bulan yang perlahan bersinar nyala,
Seperti kasih tak sampai yang abadi semesta,
Yang bertemu jika berhembus tiupan sangkakala,

Seonggok mayat hidup berjalan sempoyongan,
Tertempa habis oleh gempuran tetes hujan,
Nurani yang dulu dibangun tlah terpendam jauh nian,
Keputusasaan adalah tanah pengubur tak terelakkan,

Sepasang bocah menyusuri lampu kota,
Berpijak tanpa rasa beban dan putus asa,
Mengharap pundi ribuan mengalir di jemarinya,
Jelas tak sepadan dengan peluh diatas pelipis mata,

Seorang kekasih menunggu derap waktu,
Bayangkan semua memori masa yang berlalu,
Dengan derasnya melodi air mata syahdu,
Diiringi doa untuk kekasihnya yang  temui pencipta waktu,

Keragaman ini menghiasi tiap waktu dunia,
Keragaman ini menciptakan pengalaman manusia,
Keragaman ini mempunyai sejentik hal yang berbeda,
Keragaman tercipta dari Yang Maha Kuasa,

Persetan jika manusia jahiliah berkata tentang panutan yang dimilikinya,
Persetan bagi manusia yang katakan "sangat benar" panutannya,
Persetan bagi manusia yang nyatakan perang adalah jawaban atas segalanya,
Persetan bagi manusia yang nyatakan membunuh adalah benar demi agama,

Keragaman ajarkan kita saling berbagi kasih satu sama lain,
Keragaman membuat kita saling melengkapi satu sama lain,
Keragaman membuat kita saling mempelajari pribadi satu sama lain,
Keragaman diciptakan agar kita menyadari kekurangan dan kelebihan satu sama lain

By : S.A.M.

      Catatan ini muncul begitu saja,disini saya melampiaskan pemikiran saya yang kecewa melihat realitas dalam kehidupan bermasyarakat. 
       Banyak terdapat orang yang putus asa dalam menjalani hidup hanya karena lapangan pekerjaan.Anak kecil di bawah umur yang menjalani kejamnya jalanan sehigga masa senangnya direnggut.Seorang wanita yang menangis sepanjang hari karena kekasihnya telah meninggal,padahal kehormatannya telah direnggut darinya oleh sang kekasih.
    Perbedaan dalam menjalani kehidupan ini menimbulkan adanya perbedaan dalam kehidupan seseorang,tidak bisa kita memaksakan suatu ideologi apapun,agama apapun,dst terhadap seseorang .

Karena Tuhan memang menciptakan kita berbeda satu sama lain agar kita dapat belajar.

Perbedaan Adalah Jalan Untuk Bersatu

  Pagi hari ini menyapa saya yang memacu motor menuju kampus seperti hari biasa . Sesaat terlintas pemikiran tentang sesuatu, konflik yang semakin membakar dalam negeri ini . Peran pemerintah seakan hanya seruan kosong belaka . Tkw yang semakin menderita di negara orang , rasanya tak sebanding dengan koruptor yang senantiasa mengantongi pundi jahanam ke karung mereka .

   Bhinneka Tunggal Ika , kata - kata tersebut juga sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat kita . Mulai dari desa , kampung , kelompok suporter , kelompok musik , sampai pemerintah tak lepas dari konflik ini . Dalam segmen ini saya akan membahas segmen yang sederhana , SUPORTER SEPAKBOLA


                                                              Sumber : dittoardia.blogspot.com

                                                  Sumber : aremaindonesia.net

     Sebagai warga perbatasan Surabaya - Sidoarjo , sudah pasti saya menjadi suporter PERSEBAYA . Namun , saya begitu miris ketika mendengar para supporter adu "ketangkasan" dengan cara menjotos supporter lain . Sepertinya media terlalu mengintimidasi bonek , dengan selalu menimpakan biang kerusuhan adalah para maniak sepakbola ini . Padahal , tak selalu sama dengan faktanya . Supporter lain juga sama hal nya , terlalu diintimidasi oleh media .

       Adu "ketangkasan" antar supporter baik beda klub atau sama klub hampir terjadi setiap ada pertandingan .  Sebenarnya apasih yang menjadi seluk beluk terjadinya kericuhan  ini? 


Sumber : sentilansentulun.blogspot.com

        Seharusnya tidak perlu ada kejadian seperti ini . Kita harus bisa memaknai Bhinneka Tunggal Ika yang merasuk di hembusan nafas tiap insan di Nusantara ini . Kita memang diciptakan berbeda satu sama lain , kelompok yang berbeda , suporter yang berbeda .

Apakah menarik jika suatu pertandingan hanya mempunyai warna yang sama di tribun penonton ?
Apakah menarik jika suatu pertandingan ditonton dengan rasa was -was karena takut adanya percekcokan?

         Kita semua , baik pendukung Persebaya (Bonekmania),Persib (Viking,Bobotoh),Arema (Aremania),Persija (The Jak),dll ,bukankah kita duduk sama rendah , berdiri di tanah Nusantara yang sama , menghirup udara Nusantara yang sama , memperjuangkan warna yang sama yaitu sang saka Merah Putih .

        Kita hidup dalam perbedaan , tetapi , dalam berbedaan itulah kita akan bersatu . Hal itulah yang membuat para leluhur kita dapat bangkit dan berjuang melawan bengisnya penjajahan . Mereka pasti menangis jika mengetahui bendera Merah Putih tercoreng oleh bendera kelompok - kelompok yang kita buat.

        Kita seharusnya sadar semua yang kita teriakkan , kita hancurkan , kita cemooh , kita permasalahkan , hanya akan membuat kehancuran Nusantara kita , 

       Bukankah jika kita membangun Nusantara ini dengan Bondo Nekat , sekuat Singo Edan ,  dan menyatukan semua suara rakyat, Negara Tercinta kita akan terbangun lebih baik lagi ?
         Bukankah jika kita melihat pertandingan dengan sorak sorai yang ramah dan warna yang beragam juga akan lebih menarik ?

       Perbedaan memang sulit diterima , Perbedaan menjadi pertentangan jika intimidasi memang membahana ,

       Tapi , hidup dalam perbedaan dalam kebersamaan yang tentram  , kenikmatannya bagai menikmati jagung bakar bersama kawan - kawan pada waktu dunia akan berakhir ...


Bhinneka Tunggal Ika
Berbeda - Beda Tetapi Satu Jua
Salam Satu Nyali , Satu Jiwa ,Satu Bangsa , Indonesia